Masukan username untuk login.
login : admin (default)
password : kosongkan (default)
#default dalam artian mikrotik kita baru belum pernah disetting. Jika
username dan password salah, silahkan resset mikrotik anda terlebih
dahulu.
4. Interface yang sudah connect dengan mikrotik.
5. Rubah Nama Interface.
Untuk Public (ethernet 1)
Interface ===> nama : ethernet 1 rubah menjadi Public ===> Apply ===> OK.
Untuk Local (ethernet 2)
Interface ===> nama : ethernet 2 rubah menjadi Local ===> Apply ===> OK
6. Masukan IP Address pada masing-masing interface:
IP Address Public,
klik IP ===> Addresses ===> + ===> masukkan 192.168.1.2/24 ===> Interface Public === > Apply ===> OK
IP Address Local,
klik IP ===> Addresses ===> + ===> masukkan 192.168.0.1/24 ===> Interface Local === > Apply ===> OK
Atau melalui Terminal
New Terminal :
/ip address add address=192.168.1.2 netmask=255.255.255.0 interface=Public
/ip address add address=192.168.0.1 netmask=255.255.255.0 interface=Local
7. Pilih menu PPP kemudian pilih tanda "+", lalu pilih "PPPoE Client"
- Pada tab "General", masukkan nama terserah atau biarkan "pppoe-out1",
kemudian pilih Interface yang akan digunakan atau yang terhubung ke
modem yaitu "Public".
- Pada tab "Dial Out", masukan user / nomor speedy yang kita dapat dari
speedy (123456789@telkom.net) dan passwordnya. Kemudian "Apply", dan
tunggu sampai ada tulisan status : Connected. Lihat gambar dibawah ini.
8. Cek pada Menu Interface, jika sudah ada interface baru yaitu "PPPoE
Client" dan sudah ada lambang R, berarti interface tersebut sudah
terhubung .
9. Cek Route list. Disitu akan otomatis ada IP bertambah.
klik IP ===> Routes
Keterangan gambar :
Warna Kuning : Ip Public.
Warna Biru dan Merah : Ip Gateway yang kita dapat dari speedy.
10. Setting DNS.
Masukan DNS, sesuaikan dengan keinginan anda. Saya berikan contoh DNS google :
klik IP ===> DNS ===>
Servers : 8.8.8.8
Secondary 8.8.8.4.4
allow-remote-requests=yes / centang
max UDP packet size : 512
Apply ===> OK
Atau melalui Terminal
New Terminal :
/ip dns set servers=203.130.193.74,203.130.206.250 allow-remote-requests=yes
11. Tambahkan NAT. Tujuan ini agar Client bisa terhubung dengan internet :
klik IP ===> Firewall ===> NAT ===> + ===> General :
chain=srcnat
out-interface= pppoe-out1 (interface / pppoe yang kita buat tadi)
===> Action :
action=masquerade
Apply ===> OK
12. Cek Ping melalui terminal, jika berhasil, maka internet sudah konek.
New Terminal :
ketik : ping yahoo.com
13. Setting sudah berhasil. kita tinggal masukan Ip Addres pada tiap client :
IP Address : 192.168.0.2
Subnet mask : 255.255.255.0
default gateway : 192.168.0.1
DNS
Preffered DNS Server : 192.168.0.1
14. Lakukan Langkah ke 13 (Setting IP Address) untuk setting per-Client, Tinggal kita ribah Ip Addressnya saja.
Bagaimana? mudah bukan "Cara Setting Mikrotik Sebagai Gateway atau PPPoE Client" ?
Mungkin ukup sekian Tutorial yang saya berikan. Semoga bermanfaat. Jika
Kurang Paham Bisa ditanyakan dikolom komentar dibawah ini. Terima kasih.